Penderita HIV/AIDS

Nutrisi merupakan asupan penting bagi kesehatan manusia, utamanya bagi orang dengan HIV lantaran. Hal ini karena nutrisi memegang peran penting dalam sistem kekebalan tubuh serta kemampuan melawan infeksi. Dengan menerapkan pola makan yang sehat, maka turut membantu penderita dalam menjaga berat badan sekaligus menekan resiko berbahaya seperti penyakit jantung, diabetes, kanker hingga osteoporosis. Nutrisi yang sehat dan cukup akan menunjang sistem imun dalam melawan virus. Asupan nutrisi yang bagus juga membantu mengendalikan gejala HIV sekaligus menekan efek samping terapi pengobatan.

Asupan nutrisi sehat yang dimaksud tentunya bersumber dari makanan sehat dengan kadar gizi yang seimbang. Meskipun baik bagi tubuh, makan makanan tersebut juga tidak lantas dilakukan berlebihan. Makan sesuai dengan takaran dan porsinya. Diet yang baik bagi penderita HIV antara lain

Makanan Bertepung
Makanan bertepung dijadikan sebagai dasar diet, sepertiga dari total konsumsi makanan Anda tiap harinya. Makanan ini antara lain nasi, singkong, kentang, pisang hijau, roti, sereal, pasta, makanan dari jagung dan juga ubi. Mengandung karbohidrat sebagai energi, makanan jenis ini juga menawarkan mineral, vitamin serta serat.

Buah dan sayur
Buah dan sayur mengandung vitamin, mineral serta serat. Usahakan makan buah ataupun sayuran setidaknya 5 porsi atau lebih tiap harinya. Buah dan sayur ini dapat membantu melindungi tubuh dari kanker serta penyakit jantung. Buah dan sayur rendah lemak sehingga dapat meningkatkan proporsi diet yang juga bagus untuk menurunkan berat badan.

Lemak
Lemak ada dalam mentega, minyak goreng, daging hingga makanan berdasar protein lain yang meyimpan energi, asam lemak esensial serta vitamin A, D, E dan K. anda bisa memperoleh lemak tak jenuh ini dari minyak ikan, kacang-kacangan ataupun biji-bjian, alpukat, minyak zaitun serta minyak sayur. Sementara lemak jenuh justru dapat meningkatkan kolesterol, seperti yang ditemukan pada daging, keju, mentega.

Produk susu
Untuk mencegah kekurangan kalsium, maka ada banyak produk susu seperti halnya susu, keju ataupun yogurt yang juga menyimpan vitamin dan mineral. Apabila Anda tidak bisa menerima produk susu ini, maka alternatif kedelai dengan kandungan susu beras ataupun gandum, sayuran hijau gelap, buah ara kering, apricot, serta kacang-kacangan bisa menjadi pilihan yang baik.

Hindari Makanan yang Terlalu Berlemak, Manis ataupun Asin
Gula juga sebisa mungkin Anda tekan konsumsinya bagi para penderita untuk menjaga berat badan. Terlalu banyak garam juga bisa memicu tekanan darah tinggi dan dalam kadar tertentu dapat meningkatkan resiko stroke dan penyakit jantung.

Mempertahankan asupan nutrisi dalam suatu diet sehat tentunya akan membantu pasien dalam mengatasi HIV serta menunjang kinerja sistem kekebalan tubuh. Selain hal dengan asupan yang baik, pasien juga dianjurkan untuk melakukan program olahraga yang disesuaikan dengan kondisi fisik dan kebugarannya.

Leave a Reply