Tingkat Keberhasilan Pengobatan HIV

Berdasar geala fisik saja, mungkin menjadi hal yang sulit untuk mengetahui apakah terapi pengobatan ARV yang dilakukan bekerja atau tidak. Gejala yang muncul kemungkinan hanyalah penanda kalau obat ARV yang diminum mungkin kurang cocok. Atau mungkin juga menunjukkan respon tubuh yang seharusnya atas penggunaan obat AR setelah terapi dijalankan sesuai dengan jadwalnya. Lantas bagaimana cara mengetahui keberhasilan terapi pengobatan HIV ini?

Sebelum mulai mengevaluasi diri, ada baiknya diingat bahwa obat ARV ini merupakan kesepakatan pasien dengan dokter dengan jadwal minum obat tertentu yang wajib dipatuhi. Jika tingkat kepatuhan minum obat ada di angka 90% atau lebih, maka bisa dikatakan bahwa terapi ARV bekerja secra baik. Ada 3 hal yang perlu diperhatikan, seperti halnya:
• Sejauh mana tingkat penurunan jumlah virus dalam darah?
• Adakah peningkatan terhadap sistem kekebalan tubuh?
• Apa yang dirasakan?
Berikutnya mari kita bahas lebih rinci;
Penurunan Jumlah Virus
Terapi pengobatan ditujukan untuk mengganggu pembiakan virus dalam darah hingga jumlah virus ada pada jumlah paling rendah hingga alat tes tidak sanggup mendeteksinya. Apabila jumlah virus tidak berkurang atau malah bertambah, segeralah berkonsultasi tentang perlukah untuk mengganti obat. Hal ini kemungkinan karena HIV mungkin sudah kebal dengan obat yang telah dikonsumsi.

Bagaimana Sistem Kinerja Sistem Imun?
Perlu diingat pula bahwa virus HIV menyerang sel tubuh yang tugasnya menjaga kekebalan tubuh yang disebut dengan CD4. Terapi pengobatan terhadap HIV ini dikatakan bekerja dengan baik dan dapat membuat sistem imun menjadi normal kembali. Semakin tinggi nilai CD4 ini maka menunjukkan fungsi sistem imun yang lebih baik pula.

– Apa yang Dirasakan
Setiap pengobatan yang diminum pasti memiliki efek samping dengan kadar toxisitas tertentu. Bahkan, ada berapa obat tertentu yang memiliki efek samping yang lebih tinggi dibandingkan obat lainnya. Maka dari itu, sangat penting bagi pasien yang ada untuk selalu mencatat serta mendiskusikan bersama dokter tentang apa yang dirasakan oleh tubuh baik sebelum hingga sesudah meminum obat. Perbedaan perasaan ini juga meliputi fisik dan mental.

Itulah tadi beberapa indikator untuk mengetahui seberapa tinggi efektifitas terapi pengobatan yang dilekaukan. Mengetahui hal ini juga penting menentukan tindakan pengobatan berikutnya.

Leave a Reply