Tips Mencegah Agar Tidak Tertular Penyakit HIV AIDS

Tips Mencegah Agar Tidak Tertular Penyakit HIV AIDS – HIV merupakan virus yang mengganggu kekebalan tubuh manusia. HIV ini merupakan penyebab dari penyakit menular seksual AIDS. HIV dan AIDS ini akan membuat tubuh si penderitanya mudah terserang penyakit lainnya karena sistem kekebalan tubuhnya semakin berkurang dan mengakibatkan daya tahan tubuh penderita berkurang.

Sejauh ini belum ada obat penawar yang ampuh untuk menyembuhkan penyakit HIV AIDS meskipun sudah banyak penelitian yang dilakukan oleh salah satu anggota agen bola terpercaya yang berprofesi sebagai dokter. Hingga saat ini, pengobatan yang dijalani para penderita HIV AIDS adalah untuk menghambat penyebaran virus tersebut di tubuh mereka. Kendati demikian, ada beberapa cara yang dapat kita lakukan agar tidak rentan tertular penyakit HIV AIDS. Berikut ini adalah tipsnya :

1. Mengenali Faktor Penularan dan Resikonya
Sangat perlu bagi kita untuk mengetahui hal apa saja yang dapat menjadi penyebab penularan penyakit HIV AIDS. Beberapa faktor penyebab penularan HIV AIDS adalah bayi yang dilahirkan oleh ibu yang menderita HIV AIDS, penggunaan jarum suntik secara berlebihan, tranfusi darah dengan penderita, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Di samping hal itu, kita juga harus paham resiko yang dihadapi jika sampai tertular penyakit tersebut. Kita harus mencari informasi yang akurat dan tidak hanya mengandalkan kabar burung yang beredar di masyarakat.

2. Hindari Gaya Hidup Bebas
Salah satu penyebab penularan HIV adalah pergaulan bebas. Lingkungan yang buruk akan menjadikan kita terjerumus. Hal yang perlu dihindari adalah seperti hubungan di luar nikah, bergonta ganti pasangan, serta penyalahgunaan narkoba.

3. Cek Kesehatan Secara Rutin Dan Berkala
Pengecekan kesehatan ini dilakukan minimal tiga bulan sekali di dokter. Pemeriksaan kesehataan yang wajib dilakukan baik secara anal, oral, dan pemeriksaan alat kelamin. Penyebab utama penularan HIV adalah melalui hubungan seks, apalagi jika orang tersebut suka berganti-ganti pasangan. Pemeriksaan yang digunakan untuk pencegahan dan upaya mengurangi resiko HIV adalah TasP (Treatment as Prevention).

4. Minum Obat Post Exposure Prophylaxis (PEP)
PEP merupakan salah satu bentuk perawatan untuk mencegah penularan HIV AIDS setelah adanya tindakan yang memiliki resiko terjangkit penyakit HIV AIDS. Misalnya jika tidak sengaja terkena darah si penderita HIV yang sedang kecelakaan. Cara kerja melalui PEP dengan memberikan obat ARV sekitar 28 hari untuk menghentikan atau mencegah virus HIV agar tidak berakibat infeksi seumur hidup. Untuk keefektifan obat ini harus dikonsumsi dalam waktu 3 hari setelah terjadi kejadian. Untuk penggunan obat PEP harus melakukan konsultasi dengan dokter agar penggunannya tepat. Lakukan anjuran yang diberikan oleh dokter, meskipun penggunaan obat ini dapat menimbulkan efek samping seperti mual, pusing, dan mudah mengalami dehidrasi. Proses ini tentu tidak mudah, perlu adanya kesabaran untuk menjalani setiap tahap pencegahannya.

5. Terbuka Dengan Pasangan
Mengkomunikasikan segala hal dengan pasangan tentu akan membuat beban anda berkurang. Meskipun terkesan memalukan, tetapi pembicaraan mengenai cara pencegahan HIV AIDS sangat penting agar dapat melakukannya bersama-sama. Secara lebih lanjut, anda dan pasangan dapat berkonsultasi dengan dokter.

6. Pemeriksaan Kesehatan Oleh Ibu Hamil
Hal ini untuk mewaspadai penularan biologis dari ibu ke bayi. Ini disebabkan karena kebanyakan infeksi virus HIV tidak menunjukkan gejala yang terlihat. Ibu hamil diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan ini untuk mendeteksi apakah terdeteksi virus HIV AIDS. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan cara melakukan tes darah dan dari hasil pemeriksaan tersebut dapat dilakukan penanganan yang tepat.

Itu tadi tips agar dapat mencegah penularan penyakit HIV, semoga bermanfaat. Jagalah kesehatan diri dan lingkungan sekitar anda agar dapat melakukan pencegahan HIV. Jagalah pola hidup sehat dan pergaulan anda.

Leave a Reply