Langkah-Langkah Medis untuk Menangani HIV dan AIDS

HIV/AIDS adalah satu penyakit yang sampai saat ini masih belum ada obatnya dan menjadi sebuah momok bagi masyarakat. Penyakit ini pertama kali muncul di Kongo tepatnya fi Kinshasa dan kini sudah menyebar ke seluruh dunia termasuk di Indonesia ini. Saat penderita virus HIV atau AIDS ini jumlahnya sudah cukup banyak namun belum juga ada obat yang dapat menyembuhkan virus ini. Berbagai macam cara telah dicoba untuk mencari obat dari wabah ini namun hasilnya tetap nihil. Meski begitu, beberapa tindakan medis yang saat ini sudah banyak dilakukan setidaknya dapat membantu untuk mengurangi jumlah krmatian dari HIV ini.

Sepertinya memang akan menjadi informasi yang sangat penting bagi kita semua untuk mengetahui apa sajakah tindakan yang dapat dilakukan pada penderita HIV baik yang baru saja terpapar HIV atau yang sudah mengalaminya cukup lama. HIV dapat ditangan dengan menggunakan beberapa jenis obat-obatan. Ini belum cukup untuk mengobati akan tetapi untuk mengurangi atau mengendalikan Virus HIV ini.

Pada awal terpapar HIV ini atau pada waktu 3×24 jam dapat langsung ditangani dengan menggunakan obat-obatan PEP atau post exposure prophylaxis. Obat-obatan yang digunakan pada tahapan ini sama seperti obat-obatan yang digunakan untuk positif HIV. Satu lagi obat-obatan yang digunakan untuk mengobati HIV adalah menggunakan ARV atau antiretroviral. Fungsi dari ARV ini adalah bukan untuk memgobati akan trtapi memperlambat perkembangan dari virus HIV ini. Jenis atau golongan ARV ini pun cukup bermacam untuk mengatasi HIV.

Selain menggunakan obat-obatan diatas, dikembangkan juga beberapa metode untuk mengatasi HIV. Salah satunya adalah dengan mengkombinasikan transplantasi sel kekebakan tubuh dengan radiasi. Cara ini masih dikembangkan dan akan coba digunakan untuk mrngatasi viris HIV pada manusia. Selain itu, satu lagi cara yang dikembangkan adalah dengan menentralkan antibodi pada si penderita HIV. Jadi itulah beberapa informasi yang cukup penting bagi kita mengetahui apa saja penanganan-penanganan medis yang dapat digunakan untuk para penderita virus HIV/AIDS.

Leave a Reply